{"id":622,"date":"2024-11-26T18:20:59","date_gmt":"2024-11-26T18:20:59","guid":{"rendered":"https:\/\/sangpenamedia.id\/?p=622"},"modified":"2024-11-26T18:20:59","modified_gmt":"2024-11-26T18:20:59","slug":"pendidikan-kebangsaan-difrensiasi-sosial-sebagai-mutual-moderasi-kebangsaan-dalam-mitigasi-konflik-kemajemukan-pola-mediasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sangpenamedia.id\/index.php\/2024\/11\/26\/pendidikan-kebangsaan-difrensiasi-sosial-sebagai-mutual-moderasi-kebangsaan-dalam-mitigasi-konflik-kemajemukan-pola-mediasi\/","title":{"rendered":"PENDIDIKAN KEBANGSAAN: Difrensiasi Sosial sebagai Mutual Moderasi Kebangsaan dalam Mitigasi Konflik Kemajemukan (Pola Mediasi)"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/sangpenamedia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/cover-Pendidikan-Kebangsaan-300x217.jpeg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"217\" class=\"alignnone size-medium wp-image-623\" srcset=\"https:\/\/sangpenamedia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/cover-Pendidikan-Kebangsaan-300x217.jpeg 300w, https:\/\/sangpenamedia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/cover-Pendidikan-Kebangsaan-1024x740.jpeg 1024w, https:\/\/sangpenamedia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/cover-Pendidikan-Kebangsaan-768x555.jpeg 768w, https:\/\/sangpenamedia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/cover-Pendidikan-Kebangsaan-1536x1111.jpeg 1536w, https:\/\/sangpenamedia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/cover-Pendidikan-Kebangsaan-1320x955.jpeg 1320w, https:\/\/sangpenamedia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/cover-Pendidikan-Kebangsaan-600x434.jpeg 600w, https:\/\/sangpenamedia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/cover-Pendidikan-Kebangsaan.jpeg 1600w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p>JUDUL:<br \/>\nPENDIDIKAN KEBANGSAAN: Difrensiasi Sosial sebagai Mutual Moderasi Kebangsaan dalam Mitigasi Konflik Kemajemukan (Pola Mediasi)<\/p>\n<p>PENULIS:<br \/>\nJamaludin<br \/>\nOksari A. Sihaloho<br \/>\nArief Wahyudi<\/p>\n<p>Editor:<br \/>\nHikmawan Syahputra, M.A<\/p>\n<p>Jumlah halaman : 99 hlm<\/p>\n<p>ISBN; sedang dalam proses<br \/>\nISBN; sedang dalam proses<\/p>\n<p>Sinopsis:<br \/>\nDalam kehidupan masyarakat berbangsa dan bernegara yang semakin kompleks, tantangan kebangsaan semakin nyata, mulai dari kemajemukan budaya hingga perkembangan teknologi yang pesat. Semangat kebangsaan dan cinta tanah air menjadi landasan yang penting untuk menjaga persatuan serta memperkuat identitas nasional di tengah arus globalisasi. Oleh karena itu, buku ini mengajak pembaca untuk menggali lebih dalam makna kebangsaan dan meresapi nilai-nilai yang terkandung dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara.<br \/>\nKebangsaan telah menjadi landasan utama untuk menyatukan kita dalam ikatan yang kokoh di tengah keragaman selama sejarah panjang Indonesia. Semangat kebangsaan adalah inti dari identitas nasional, yang menegaskan bahwa kita berdiri sebagai satu kesatuan di balik perbedaan bahasa, adat istiadat, dan kepercayaan kita, yaitu bangsa Indonesia.<br \/>\nNilai-nilai kebangsaan yang diwariskan oleh para pendiri negara ini diungkapkan, dibahas, dan diurai mendalam dalam buku ini. Buku ini berbicara tentang hal-hal penting dalam pendidikan kebangsaan dari sudut pandang lintas disiplin. Ini mencakup sejarah perjuangan untuk kemerdekaan, peran pemuda, dan prinsip-prinsip moral yang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Setiap bab bertujuan untuk mendorong orang untuk berpikir kritis dan mempertimbangkan apa artinya menjadi bagian dari negara.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JUDUL: PENDIDIKAN KEBANGSAAN: Difrensiasi Sosial sebagai Mutual Moderasi Kebangsaan dalam Mitigasi Konflik Kemajemukan (Pola Mediasi) PENULIS: Jamaludin Oksari A. Sihaloho Arief Wahyudi Editor: Hikmawan Syahputra, M.A Jumlah halaman : 99 hlm ISBN; sedang dalam proses ISBN; sedang dalam proses Sinopsis: Dalam kehidupan masyarakat berbangsa dan &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_joinchat":[],"footnotes":""},"categories":[78,77,24],"tags":[],"class_list":["post-622","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-hikmawan-syahputra","category-penerbit-medan","category-sangpena-media"],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sangpenamedia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/622","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sangpenamedia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sangpenamedia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sangpenamedia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sangpenamedia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=622"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/sangpenamedia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/622\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":624,"href":"https:\/\/sangpenamedia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/622\/revisions\/624"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sangpenamedia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=622"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sangpenamedia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=622"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sangpenamedia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=622"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}