{"id":962,"date":"2026-07-01T10:28:48","date_gmt":"2026-07-01T10:28:48","guid":{"rendered":"https:\/\/sangpenamedia.id\/?p=962"},"modified":"2026-07-07T00:05:55","modified_gmt":"2026-07-07T00:05:55","slug":"mozaik-ekstrakurikuler-pai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sangpenamedia.id\/index.php\/2026\/07\/01\/mozaik-ekstrakurikuler-pai\/","title":{"rendered":"MOZAIK EKSTRAKURIKULER PAI"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/sangpenamedia.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/C-MOZAIK-EKSTRAKURIKUKER-PAI-300x209.png\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"209\" class=\"alignnone size-medium wp-image-970\" srcset=\"https:\/\/sangpenamedia.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/C-MOZAIK-EKSTRAKURIKUKER-PAI-300x209.png 300w, https:\/\/sangpenamedia.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/C-MOZAIK-EKSTRAKURIKUKER-PAI-1024x712.png 1024w, https:\/\/sangpenamedia.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/C-MOZAIK-EKSTRAKURIKUKER-PAI-768x534.png 768w, https:\/\/sangpenamedia.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/C-MOZAIK-EKSTRAKURIKUKER-PAI-1536x1068.png 1536w, https:\/\/sangpenamedia.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/C-MOZAIK-EKSTRAKURIKUKER-PAI-1320x918.png 1320w, https:\/\/sangpenamedia.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/C-MOZAIK-EKSTRAKURIKUKER-PAI-600x417.png 600w, https:\/\/sangpenamedia.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/C-MOZAIK-EKSTRAKURIKUKER-PAI.png 2000w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p>Penulis:<br \/>\nMOZAIK EKSTRAKURIKULER PAI<\/p>\n<p>Penulis<br \/>\nNisa Haifa<br \/>\nMayra Amelia Putri<br \/>\nViola Disti Damara<\/p>\n<p>EDITOR:<br \/>\nDr. Zaini Dahlan, M.Pd.I<br \/>\nFahri Agung Nasution, M.Pd<\/p>\n<p>Sinopsis:<br \/>\nPendidikan merupakan suatu proses yang bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik secara menyeluruh, baik dari aspek pengetahuan, sikap, maupun keterampilan. Dalam proses pendidikan di sekolah, kegiatan pembelajaran tidak hanya berlangsung di dalam kelas melalui kegiatan intrakurikuler, tetapi juga dapat dilakukan melalui kegiatan di luar jam pelajaran yang dikenal dengan kegiatan ekstrakurikuler. Kegiatan ekstrakurikuler menjadi salah satu sarana penting dalam mengembangkan minat, bakat, serta kepribadian peserta didik secara lebih optimal.<br \/>\nDalam konteks pendidikan agama Islam, kegiatan ekstrakurikuler PAI memiliki peran yang sangat penting dalam menanamkan nilai-nilai keislaman kepada peserta didik. Melalui kegiatan ini, peserta didik tidak hanya memperoleh pengetahuan agama secara teoritis, tetapi juga dapat mempraktikkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan seperti tilawah Al-Qur\u2019an, tahfidz, kultum, latihan adzan, maupun kegiatan keagamaan lainnya dapat menjadi media pembinaan akhlak dan spiritual peserta didik (Majid, 2014).<br \/>\nSelain itu, kegiatan ekstrakurikuler PAI juga dapat membantu membentuk karakter religius, disiplin, tanggung jawab, serta sikap sosial yang baik pada peserta didik. Hal ini sangat penting mengingat tantangan perkembangan zaman yang semakin kompleks sehingga peserta didik memerlukan pembinaan nilai moral dan spiritual yang kuat agar tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal yang negatif.<br \/>\nOleh karena itu, pemahaman mengenai konsep dasar kegiatan ekstrakurikuler PAI menjadi sangat penting bagi pendidik maupun pihak sekolah. Dengan memahami konsep tersebut, pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler dapat dirancang secara lebih terarah, sistematis, dan sesuai dengan tujuan pendidikan Islam. Berdasarkan hal tersebut, maka penulis menyusun makalah yang berjudul \u201cKonsep Dasar Ekstrakurikuler PAI\u201d untuk mengkaji lebih lanjut mengenai pengertian, fungsi, tujuan, serta contoh kegiatan ekstrakurikuler dalam pendidikan agama Islam (Muhaimin, 2020).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penulis: MOZAIK EKSTRAKURIKULER PAI Penulis Nisa Haifa Mayra Amelia Putri Viola Disti Damara EDITOR: Dr. Zaini Dahlan, M.Pd.I Fahri Agung Nasution, M.Pd Sinopsis: Pendidikan merupakan suatu proses yang bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik secara menyeluruh, baik dari aspek pengetahuan, sikap, maupun keterampilan. Dalam proses &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_joinchat":[],"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-962","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sangpenamedia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/962","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sangpenamedia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sangpenamedia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sangpenamedia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sangpenamedia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=962"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/sangpenamedia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/962\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":972,"href":"https:\/\/sangpenamedia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/962\/revisions\/972"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sangpenamedia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=962"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sangpenamedia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=962"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sangpenamedia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=962"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}