The Living Legacy Mengabadikan Jejak Sang Guru Besar

JUDUL:
The Living Legacy Mengabadikan Jejak Sang Guru Besar

Penulis
Prof. Dr. rer. pol. H. Syafrinaldi, S.H., MCL
Assoc. Prof. Dr. Admiral, S.H., M.H.
Prof. Detri Karya, S.E., M.A.
Assoc. Dr. Heni Susanti, S.H., M.H.
Dr. Desi Apriani, S.H., M.H.
Dr. Khairul Rahman, S.Sos., M.Si
M. Husnu Abadi, S.H., M.Hum. Ph.D.
Prof. Dr. Wilaela, M.Ag.
Dr. Zulfikri Toguan, S.H., M.H.
Assoc. Dr. Khairul Rahman, S.Sos., M.Si
Prof. Sudi Fahmi, S.H., M.Hum.
Dr. Dia Meirina Suri, S.Sos, M.Si
Dr. Surizki Febrianto, S.H., M.H.
Assoc Prof. Dr. Hj. Daharmi Astuti, Lc, M.Ag
Dr. Dra. Ellyan Sastraningsih, M.Si

Editor
Dr. Heni Susanti, S.H., M.H.

Layouter & Desain Sampul
Hikmawan Syahputra, S.I.P., M.A.

Cetakan I; November 2025
(viii + 178 hlm); 15.5 x 23 cm

ISBN. DALAM PROSES

Penerbit
CV SANGPENA MEDIA
Jl. Musyawarah, Pasar 1, Biru-Biru, Deli Serdang, Sumatera Utara
Narahubung: +62 821-6219-9771 / +62 812-6918-4066
Surel: sangpenamedia@gmail.com | Situs Web: sangpenamedia.id

Nomor Induk Berusaha: 0109230166714 | Nomor Anggota IKAPI. 089/SUT/2024

SINOPSIS:
Prof. Dr. Hj. Ellydar Chaidir, S.H., M.Hum adalah Guru Besar Hukum Tata Negara Fakultas Hukum Universitas Islam Riau. Sebuah nama besar yang sepak terjangnya tidak diragukan lagi dan tidak hanya dikenal dilingkungan kampus, namun juga dikenal diberbagai kancah mulai dari di daerah bahkan hingga nasional karena merupakan salah satu tokoh wanita hebat yang dimiliki Riau dan pernah dipercaya sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau, serta aktif pada berbagai organisasi pendidikan, sosial, keagamaan dan kemasyarakatan.
Siapapun yang mengenal Prof. Elly akan menyebut beliau sebagai sosok guru besar wanita yang tegas dan bijaksana sebagai kepribadian yang khas dari seorang Prof. Elly. Dibalik ketegasannya itu, Prof. Elly adalah juga sosok yang sangat peduli terhadap siapapun dan terhadap apapun. Kepedulian itu bukan hanya diberikan kepada siapapun yang sudah lebih dahulu ia kenal dan dekat dengannya, namun juga terhadap seseorang yang bahkan ia tidak kenal sebelumnya tetapi turut menjadi perhatiannya, seperti terhadap dosen muda atau tenaga kependidikan baru di kampus. Kepedulian itu juga ia berikan tidak hanya terhadap hal-hal yang besar dan penting, namun juga ia berikan terhadap sesuatu hal yang kecil dan detail yang tak luput dari perhatiannya. Begitulah cares and perfectionist juga menjadi kepribadian yang khas dari seorang Prof. Elly.
Prof. Elly juga menjadi Ibu bagi banyak orang, tempat isi hati ikut dicurahkan kepadanya. Ia selalu terlebih dahulu menyimak dengan seksama apa yang disampaikan kepadanya sebelum akhirnya memberikan tanggapan dan masukan. Ia tak akan menyela seseorang yang tengah berbicara kepadanya, ia justru akan menanggapi setelah seseorang itu selesai berbicara. Prof. Elly selalu menggunakan pendekatan listening to understanding dan hal ini pulalah kiranya yang ikut menegaskan sosok Prof. Elly sebagai Ibu bagi banyak orang. Tanggapan dan masukan yang ia berikan tidak hanya menunjukkan kebijaksanaan Prof. Elly sebagai seorang guru besar, tetapi lebih besar dari itu, yakni laksana tanggapan dan masukan yang diberikan oleh seorang Ibu untuk anak-anaknya.
Prof. Elly adalah sosok penyayang, ia sayang kepada kampus tempatnya mengabdi, ia juga sayang kepada orang-orang yang berhimpun di kampus yang sama tempat ia berkarya, ia juga bahkan sayang kepada keluarga dari kolega yang berjuang bersamanya. Ia kenal dengan baik pasangan dan anak-anak dari koleganya itu. Sebut saja misalnya ia mengenal baik isteri dan anak-anak dosen. Prof. Elly dalam hal ini tidak hanya menjalin hubungan profesional namun juga hubungan emosional, sesuatu yang belum tentu semua orang dapat melakukannya. Rasa sayang itu ia tunjukkan dengan tulus sebagai cerminan kepedulian dalam kesehariannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *